Beberapa periset dari Oxford menjelaskan jika mereka bisa mengganti CO2 jadi bahan bakar pesawat yang paling ramah lingkungan.

Kendaraan ramah lingkungan sekarang ini sedang jadi trend. Sekarang ini, pemasaran mobil atau kendaraan listrik pada umumnya bertambah cukup mencolok bila dibanding dengan sekian tahun lalu.

Tetapi, sampai sekarang ini masih tidak ada jalan keluar ramah lingkungan untuk kendaraan penumpang besar seperti pesawat terbang. Tetapi, beberapa periset sekarang ini sukses mendapati satu titik ceria untuk bikin pesawat terbang lebih ramah lingkungan Yowinjoker

Beberapa periset dari Kampus Oxford sekarang ini sudah sukses mengganti CO2 jadi bahan bakar jet. Ini akan memungkiknan pesawat konservatif yang memakai bahan bakar standard berbeda memakai bahan bakar bersih dengan emisi 0.

Engadget (28/12) memberikan laporan, beberapa periset sukses mendapati ini dengan memanasi kombinasi asam sitrat, hidrogen, dan katalis besi-mangan-kalium untuk mengganti CO2 jadi bahan bakar cair yang sanggup gerakkan pesawat jet.

Bila dibanding dengan bahan bakar konservatif, bahan bakar pilihan ini tidak tambah mahal, tidak susah untuk dibikin, dan memakai bahan yang ada dengan cara alamiah. Bahkan juga, mekanisme ini Ini tambah murah dibanding proses yang dipakai untuk mengganti hidrogen dan air jadi bahan bakar.

Tetapi, beberapa periset menjelaskan masih banyak rintangan untuk bawa bahan bakar ini ke pesawat terbang. Sistem lab cuman hasilkan beberapa gr bahan bakar, dan mengskalakannya adalah rintangan yang besar sekali.

Untungnya, beberapa periset sudah bicara dengan partner industri, dan tidak menyaksikan ada halangan ilmiah yang besar. Walau segera dapat diskalakan secara baik, tetapi sekarang ini masih belum tahu kapan kita segera dapat naiki pesawat yang mempunyai emisi benar-benar rendah.